Mengenal Jenis Jenis Pipa PDAM di Indonesia secara Umum
Tuesday, September 20, 2016
![]() |
Museum Pipa di Rusia |
Semua orang pasti sudah mengetahui apa yang dimaksud dengan Pipa, yang akan saya bahas kali ini adalah jenis pipa yang digunakan oleh kebanyakan Operator Penyedia Air Minum di Indonesia.
Berdasarkan Klasifikasi Jaringan Perpipaan Air Bersih dapat dibedakan sebagai berikut :
1. Pipa induk (pipa utama/primer)
2. Pipa cabang (pipa sekunder)
3. Pipa pelayanan (pipa tersier).
Tujuan dan
pengklasifikasian jaringan perpipaan ini adalah untuk memisahkan bagian
jaringan menjadi suatu sistem hidrolis tersendiri sehingga memberikan
keuntungan seperti :
- Kemudahan dalam pengoperasian, sesuai dengan debit yang mengalir.
- Mempermudah perbaikan jika terjadi kerusakan.
- Meratakan sisa tekanan dalam jaringan perpipaan, sehingga setiap daerah pelayanan mendapatkan tekanan yang relatif sama
- Mempermudah pengembangan jaringan perpipaan, sehingga jika dilakukan perluasan dan pengembangan tidak perlu mengganti jaringan yang sudah ada, dengan catatan masih memenuhi syarat kriteria hidrolis.
Jaringan perpipaan distribusi air bersih dapat diklasifikasikan sebagai berikut :
1. Pipa Hantar Distribusi (Feeder System)
Pipa hantar
dalam pipa distribusi biasanya memberikan bentuk atau kerangka dasar sistem
distribusi. Tidak dibenarkan sambungan rumah pada sistem pipa hantar distribusi
ini. Pipa hantar distribusi dapat dibedakan menjadi sebagai berikut :
a.
Pipa Induk Utama (Primary Feeder)
Pipa induk utama merupakan pipa
distribusi yang mempunyai jangkauan terluas dan diameter terbesar. Pipa ini
melayani dan membagikan ke tiap blok-blok pelayanan di daerah pelayanan, dan
disetiap blok memiliki satu atau dua titik penyadapan (tapping) yang
dihubungkan dengan pipa induk sekunder (secondary feeder). Secara fisik pipa
induk utama dibatasi dengan :
- Dimensinya direncanakan untuk dapat mengalirkan air sampai dengan akhir perencanaan dengan debit jam puncak.
- Tidak melayani penyadapan langsung ke konsumen
- Jenis pipa yang dipilih harus mempunyai ketahanan tinggi
b.
Pipa Induk Sekunder (Secondary
Feeder)
Merupakan jenis hantaran yang kedua dari suatu sistem
jaringan. Pipa ini meneruskan air dari pipa induk utama ke tiap-tiap blok
pelayanan. Pipa ini selanjutnya mempunyai percabangan terhadap pipa servis.
Secara fisik pipa induk sekunder dibatasi sebagai berikut :
-
Tidak
melayani penyadapan langsung ke konsumen
-
Dimensi
dihitung berdasarkan banyaknya sambungan yang melayani konsumen.
-
Kelas pipa
yang dipergunakan sama atau lebih rendah dari pipa induk utama.
2. Pipa Pelayanan Distribusi
Pipa
pelayanan adalah pipa yang menyadap dari pipa induk sekunder dan langsung
melayani konsumen. Diameter yang dipakai tergantung pada besarnya pelayanan
terhadap konsumen. Sistem pipa ini dibedakan menjadi :
Dapat
mengalirkan langsung ke rumah dan dapat mengalirkan ke pipa yang lebih kecil.
Pipa ini merupakan pipa sambungan
rumah
Referensi : Indah Purnamasari (2015)